Meskipun bukan keluarga kaya raya, namun bagi anak kehadiran orang tua dalam hidup mereka sudah merupakan anugrah yang luar biasa. Tidak peduli seberapa sulit kehidupan mereka, asalkan orang tua selalu mendukung, itu sudah cukup.
Sebagai anak pasti kita ingin membuat kedua orang tua kita bahagia dan bangga akan kita. Nah akhir-akhir ini, ada sebuah cerita yang sangat viral di Facebook Thailand.
Semua orang pasti sangat antusias dengan acara wisuda, anak-anak pasti berharap orang tuanya akan menghadiri acara tersebut dan melihat mereka memakai toga sambil menerima piagam kelulusan.
Hari ini adalah hari wisuda gadis Thailand ini, sebelum pergi ke acara tersebut sang ibu bertanya,”Nyuruh mama dateng ke wisudaan, ntar kamu malu ga?”
Ayahnya sudah meninggal jadi ibunya benar-benar bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Pagi-pagi setelah mengurus rumah dan menyiapkan anaknya ke sekolah, dia langsung pergi bekerja hingga larut malam, apapun dia kerjakan sehingga membuat kulitnya hitam terbakar sinar matahari.
Ibunya juga tidak suka pergi ke mall untuk membeli pakaian atau make-up, dia benar-benar orang yang sederhana yang fokusnya hanya untuk keluarga. Ibunya merasa dengan penampilannya yang seperti ini akan membuat anaknya malu saat di acara wisuda nanti.
Mendengar ibunya yang begitu tidak percaya diri, gadis ini sambil menangis berkata,”Meskipun kulit mama hitam terjemur sinar matahari, rambut mama tumbuh banyak uban dan mama bukan seperti mama-mama yang lain yang suka berdandan, saya tidak mungkin merasa malu. Mama sudah begitu kerja keras demi pendidikan saya, jadi saya membayar semua jerih payah mama. Saya anak yang sangat beruntung punya mama seperti mama, kedepannya sayalah yang akan mengurus mama.”
Selesai berkata, gadis ini langsung berlutut di hadapan ibunya sebagai tanda ucapan terima kasih. Meskipun ayahnya tidak bisa menyaksikan sendiri anak perempuannya diwisuda, tapi mereka tetap membawa foto sang ayah agar mereka merasa ayah tetap ada di dekat mereka.
Meskipun tidak kaya, tapi kehidupan gadis ini sangat bermakna karena sosok ibunya. Cerita ini menyebar di Facebook dan menarik perhatian banyak netizen, banyak dari mereka yang memuji kasih sayang antara anak dan ibu ini serta banyak juga yang mengucapkan selamat padanya.
“Saya sangat senang bisa mengispirasi banyak orang, semangat! Asalkan kita mau bekerja keras maka semua hal dapat kita lakukan! Bila kamu merasa lelah, istirahatlah dulu sejenak tapi jangan pernah menyerah.”
“Sebelum wisuda, saya mengalami pasang surut, tapi mama selalu menenangkan dan menyemangati saya. Saya yakin papa di surga pasti merasa sangat bahagia.”
Orang tua pasti akan selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, meskipun tidak kaya, tapi mereka pasti akan berjuang demi pendidikan anak-anaknya. Melihat perjuangan orang tua, apakah kita sebagai anak masih bisa tidak mengakui mereka adalah kedua orang tua kita? Apakah kita pernah melupakan orang tua kita?
Mimin berharap untuk anak-anak di luar sana khususnya yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri, jangan pernah melupakan jerih payah orang tuamu dan rasa rindu yang mereka rasakan.
Sumber : bldaily